Pendahuluan
Joomla adalah salah satu CMS (Content Management System) terkenal yang bersifat cepat, praktis, dan mudah. Anda tidak perlu membuat kode-kode program yang rumit untuk membuat suatu aplikasi web yang interaktif dan menggunakan database, dengan Joomla anda hanya perlu memahami penggunaan fitur-fitur yang telah di sediakan aplikasi web ini dan mengaturnya sesuai kebutuhan atau keinginan anda.
Persiapan
Agar kita dapat menjalankan Joomla, kita perlu menyediakan beberapa program aplikasi yaitu:
1. Paket Joomla (cari dengan Google, free koq)
2. Aplikasi Web Server (Apache, IIS, dll)
3. Aplikasi database (MySQL, Microsoft SQL Server, dll)
4. PHP 4.2.x atau di atasnya
5. Dan tentu saja web browser (IE, Firefox, Opera, dll)
Karena saya masih pemula dan senang akan hal-hal yang simple dan tidak ingin pusing-pusing mengenai masalah setting-an web server ataupun database yang rumit atau terlalu panjang untuk dibahas disini, jadi saya menggunakan paket distribusi khusus yang telah dibundel dengan tiga aplikasi (Apache, MySQL, dan PHP) penting untuk menjalankan Joomla yaitu XAMPP. Untuk mencari aplikasi XAMPP ini silahkan cari dengan uncle Google
. Cara penginstalan XAMPP sangat mudah, kita tinggal ikutin aja langkahnya, istilah simplenya ok – next – install – yes – yes – yes – finish, selesai dech
(oh ya, saya menggunakan OS Micr*s*ft XP) dan perlu diingat percobaan untuk tutorial ini bersifat localhost jadi bagi yang ingin menggunakan Joomla sebagai web service untuk digunakan langsung online di internet, maka dalam pembuatan databasenya agak berbeda itu tergantung tempat anda hosting, tapi ada beberapa tempat hosting gratis (yang pasti mendukung fasilitas PHP, database, lebih bagus lagi kalau ada FTP) yang menyediakan langsung paket Joomla, anda hanya tinggal membuat database nya saja.
Memulai Pengenalan Joomla
Penempatan paket Joomla
Pastikan aplikasi XAMPP udah terinstall dengan baik, kemudian kita akan menuju folder tempat kita menginstall XAMPP sebelumnya, yaitu C:\Program Files\xampp\htdocs, di dalam folder htdocs extract paket Joomla, di sini file-file joomla saya letakkan dalam satu folder yang bernama myjoomla. Untuk aplikasi XAMPP kita harus menempatkan file-file Joomla kita di dalam folder htdocs, hal ini sama saja jika kita menggunakan Linux dengan apache sebagai servernya yang peletakan filenya di /var/www/html/myjoomla.
Membuat database untuk Joomla
Buka web browser anda, pada kolom address ketikan: http://localhost/xampp/ maka akan tampil tampilan utama dari aplikasi XAMPP, kemudian kita pilih menu Tools -> phpMyAdmin.

Maka akan muncul tampilan seperti diatas, pada kolom Create new database ketikan nama database yang akan kita buat, misalnya db_joomla kemudian klik button Create maka akan tercipta sebuah database (kita tidak perlu membuat suatu table untuk database karena telah ter-include bersamaan dengan paket Joomla).
Perlu di ingat user name utama bawaan dari paket XAMPP untuk phpMyAdmin adalah root sedangkan passwordnya masih kosong, hal ini sangat penting saat penginstalan Joomla nanti (saat percobaan saya tidak melakukan pengaturan user, jadi menggunakan default-nya saja, untuk pengaturan user ini anda dapat melihatnya pada phpMyAdmin bagian menu Privileges).
Penginstalan Joomla
Pada web browser anda ketikan http://localhost/myjoomla (myjoomla adalah nama folder di dalam htdocs tempat anda meletakan file-file Joomla anda). Maka akan muncul tampilan sebagai berikut:

Disini kita dapat melihat directory-directory yang terdapat di Joomla yang sudah siap untuk ditulis/dijalankan (lihat status Writeable). Kemudian lanjutkan dengan mengklik Next>>.
Maka akan muncul Joomla Installation License yang menyatakan bahwa Joomla berada di bawah lisensi GNU/GPL.

Klik Next>>, kemudian akan muncul bagian untuk konfigurasi database MySQL.

Isikan contentnya sebagai berikut :
Host Name: localhost
MySQL User Name: root
MySQL Password:
MySQL Database Name: db_joomla
Kemudian lanjutkan dengan mengklik Next>>, maka akan tampil peringatan dari Joomla apakah settingan yang kita buat sudah benar, jika ya klik OK.

Jika sukses, maka akan tampil bagian untuk memasukan nama web Joomla anda, misalnya : Fazz Sawamura Homepage.

Lanjutkan dengan mengklik Next>>, maka akan tampil konfirmasi mengenai situs URL, path, email, dan admin password.

Pada bagian email, isikan email anda dan jangan lupa untuk mengingat password admin, hal ini sangat penting untuk anda login sebagai admin untuk melakukan pengaturan Joomla nanti (password ini dapat diganti sesuai keinginan anda).
Kemudian klik Next>>, maka akan tampil akhir dari instalasi Joomla, dan ada peringatan untuk menghapus folder instalasi.

Pilih View Site, maka akan tampilan sebagai berikut

Site Joomla belum bisa ditampilkan karena kita belum menghapus file-file instalasi kita, untuk itu kita kembali ke directory C:\Program Files\xampp\htdocs\myjoomla, kemudian delete folder dengan nama installation.
Refresh kembali web browser anda maka site Joomla sudah dapat ditampilkan
,

Sekian dulu untuk pengenalan awal mengenai Joomla, mungkin tutorial ini masih jauh dari sempurna. Tutorial mengenai Joomla berikutnya akan segera dibuat (kalau lagi ada waktu, atau lagi nggak malas he..x3
)



ass.. maaf mengganggu, mau nanya.. saya tdnya m’nggunakan phptriad untuk membuat situs, tp krn tdk dkembangkan lg maka saya mncoba m’nggunakan xampp, ttp data dari database saya tidak muncul pada halaman situsnya, pdhl sblmnya ktika m’nggunakan phptriad baik2 adja.. kira2 ada apa yah..????? makasih sblmnya…
nb. klo m’mungkinkan bisakah balasannya dkirim kemail saya.. makasih bnyk yah… wass..
sorry kalau jawabannya rada ngawur ^_^ , soalnya nggak mudeng pertanyaannya. kalau solusi tergampangnya sich pake database export aja! Kalau mas pake joomla/mambo biasanya ada salah link dibagian configure.php. Ini ada link yan bagus :
http://www.ilmukomputer.com/wp-content/uploads/2007/03/dadhee-migrasikexampp.zip
Apa bisa bantu saya ?
karena saya sekarang sedang mencari seseorang yang bisa membuat modul Joomla (database searching).
Apa bisa dibantu ?
-> hary
maaf baru di balas sekarang, soalnya saat ini saya masih liburan di kalimantan, dan koneksi internet dikota saya agak lemot dan sangat terbatas.
sebetulnya saya bukan ahli joomla yg sudah expert, saya hanya pemula, tulisan di atas cuma iseng aja, untuk membantu membuat modul silahkan kirimkan email jika ada yang perlu ditanyakan (tapi sebaiknya searching dulu di google ^_^)
bos terusanya mana ya heheheheh….aku juga lagi pengen belajar neh…
ivan->terusannya gimananya
? soalnya lagi sibuk kuliah+kerja sampingan (cuma alasan, padahal cuma malas nulis
)
mungkin nanti bisa di lanjutin…
makasih mas tutorialnya.. bisa dicoba..
maaf maz, saya teh bener2 pemula, tuntutan kerja menghrskn sy ngerti joomla, tp sy juga gak ngerti php,my sql ? bisa kasih tutorial g?
pras -> sebenarnya, jika penggunaannya hanya sebatas pemakaian sistem tidak perlu mengerti PHP atau SQL, tp jika kita ingin menambahkan fungsional sistem sendiri (bisa di bilang membuat plugin sendiri) mau tidak mau kita harus mengerti PHP …
Sobat…terima kasih infonya
Sekalian pemberitahuan, tulisan ini saya jadikan salah satu referensi untuk membuat presentasi joomla
terimkasih sudah mengunjungi blog saya….
udah bisa instal, tapi masih lom pinter bikin menu di joomla neh.. lumayan susah juga bagi pemula ya..
santai aja, lama2 juga biasa kq
bisa ditambahkan tidakbagaimana cara mengedit isi dalam joomla ?
‘isi dalam joomla’ maksudnya apa ya??
..
mungkin bisa di lihat di sini siapa tahu ada yang berguna
maaf… akhir2 ini saya agak vakum di dunia perkomputeran dan IT karena lagi jenuh, jadi jarang bikin artikel nya T_T ….